Object
Object
Pusako Ombilin Local Subject
Georeference [-0.67994715890983,100.77560573816]

Lokomotif Uap C33 Skala:1/35

Museum

IdentifierPP-SWL-007
Catatan JudulMiniatur Lokomotif Uap C33 dengan Skala:1/35
Jenis Sumber DayaObjects
Deskripsi FisikMiniatur lokomotif uap seri C33 yang merepresentasikan bentuk lokomotif kereta api bertenaga uap. Miniatur menampilkan bagian utama lokomotif, seperti badan mesin, cerobong asap, kabin masinis, ketel uap, dan roda penggerak. Detail, bahan, warna, serta kondisi fisik disesuaikan dengan objek koleksi yang sebenarnya.

Pabrik: Esslingen
Panjang Total: 9525 mm
Jumlah: 30
Ukuran Silinder: 360 x 550 mm
Bahan Bakar: Batubara
Diameter Roda Penggerak: 1000 mm

Pemilik awal: SSS
Berat Adhesi: 30 Ton
Nomor Sen Awal: SSS 17-39
Berat Lokomotif: 37 ton
Konfigurasi Roda: 2-6-0T
Kecepatan Maksimum: 45 km/ jam

SSS: De Staatsspoorweg ter Sumatra's Westkust
Lebar Rel: 1067 mm
Bahan dan Teknik PeragaanBelum teridentifikasi; kemungkinan logam, resin, plastik, atau kombinasi beberapa bahan. Miniatur atau model representatif lokomotif uap dengan skala 1:35, ditampilkan sebagai objek koleksi statis.
Tanggal Penciptaan2025-09-12
Ukuran Dimensi10 cm;8 cm;25 cm;;1 kg;Perkiraan dimensi miniatur lokomotif uap skala 1:35. Pengukuran mencakup keseluruhan badan miniatur, tidak termasuk alas atau dudukan tambahan. Ukuran dan berat aktual perlu diverifikasi melalui pengukuran langsung
InkripsiPada tahun 1906, perusahaan SSS mengoperasikan 30 unit lokomotit jenis C33 dengan konfigurasi 1Cn2 - tank locomotive. Lokomotif C33 diproduksi oleh Pabrik Esslingen, Jerman antara tahun 1892 sampai dengan 1904 Pada tahun 1917 SSS dan Tambang Batubara Ombilin mengadakan kena sama dan memberikan penomoran tersendin untuk jenis lokomotif ini, yaitu SSS 16-26, 46-55, 59-69. Pada tahun 1924, lokomotif jenis ini dinomori ulang menjadi SSS 17-39 dan pada saat pendudukan Jepang sekitar tahun 1942, dijadikan seri C33 17-39.1Cn2-tank locomotif ini digunakan untuk menank rangalan kereta api batubara dengan bobot formasi hingga 600 ton antara Kayutanam-Telukbayur Terakhir, lokomotif C33 ini terlihat masin beroperasi menarik rangkaian KA batubara di dabrah Sawahlunto hingga awal 1980 an
Catatan TambahanMiniatur lokomotif uap C33 merupakan objek representasi perkeretaapian yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi dan interpretasi sejarah teknologi transportasi kereta api. Koleksi ini membantu pengunjung memahami bentuk dan karakteristik lokomotif uap. Informasi mengenai pembuat miniatur, tahun pembuatan, serta hubungan spesifiknya dengan sejarah perkeretaapian Sawahlunto perlu diverifikasi melalui dokumentasi museum.
External Links